SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG •    MARI KITA SUKSESKAN BERSAMAI PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2017, DEMI BANGKA BELITUNG YANG LEBIH MAJU •    MARI KITA CIPTAKAN PEMILU DAMAI DAN BERINTEGRITAS •   

Dokumen Sumber Penting Untuk Penyusunan Laporan Keuangan

Rabu, 19 Juli 2017

Jakarta, kpu.go.id – Dalam Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Keuangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Semester 1 Tahun 2017 yang digelar oleh Biro Umum Sekretariat Jenderal (Setjen) KPU RI, Firman Zai, Auditor Madya Setjen KPU RI yang hadir sebagai narasumber menjelaskan bahwa dokumen sumber dari sebuah pelaksanaan kegiatan merupakan hal penting bagi penyusunan laporan keuangan, Rabu (19/7).

 “Dokumen sumber itu penting bagi KPU kabupaten/kota atau di provinsi yang dana hibah untuk pemiihan gubernur,” kata Firman.

Karenanya dia menjelaskan, operator Sistem Akuntansi Informasi Berbasis Akrual (SAIBA) perlu memasukkan data ke dalam aplikasi-aplikasi pelaporan keuangan yang ada berdasarkan dokumen sumber dari sebuah pelaksanaan kegiatan, bukan berdasarkan laporan rekapitulasi realisasi anggaran.

 

Entry data pada aplikasi SAIBA, atau ADK yang dari SIMAK tentu dengan pen-scan-an dokumen-dokumen sumber. Jadi penyusunan laporan keuangan itu memang real. Baik menggunakan basis kas maupun akrual. Sehingga tidak akan ada terjadi pengelolaan keuangan yang ganda SPJ nya,” lanjut dia.

Firman menambahkan, jika operator memasukkan data bukan menggunakan dokumen sumber, hal itu bisa berpotensi pada perbedaan data. Karena menurutnya data yang ada pada laporan rekapitulasi realisasi anggaran belum tentu sama dengan data yang ada pada dokumen sumber.

 “Karena kadang ada yang di-entry data itu berdasarkan bukan dengan rekening sumber, tapi berdasarkan laporan rekapitulasi realisasi anggaran. Padahal itu belum tentu sama nilainya bila ada SPJ (Surat Pertanggungjawaban) sebagai dokumen sumber,” terang Firman.

Pada kesempatan yang sama, Auditor Ahli Setjen KPU RI, Donny Irfany mengatakan, untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan, KPU di daerah perlu memaksimalkan penggunaan kartu kendali sebagai salah satu bentuk monitoring oleh satuan tugas (satgas) Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

 “Salah satu fungsi kartu kendali ini sebagai monitoring kedisiplinan para pegawai KPU provinsi dan kabupaten/kota, maupun KPU pusat. Jadi satgas SPIP bisa monitoring pada misalnya pokja yang dibayarkan kepada pegawai, sedangkan statusnya sedang menjalankan cuti melahirkan, atau misalnya pegawai yang sedang melakukan perjalanan dinas namun masih dibayarkan uang makan,” jelasnya.

Karena unsur tersebut menjadi bagian dari pemerikasaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada laporan keuangan KPU secara umum, ia berharap kartu kendali itu bisa menjadi alat bantu untuk melakukan evaluasi pelaksanaan tugas secara internal.

 “Nah ini bila terjadi dan dicek bisa beririsan dan tentu bisa menjadi temuan oleh BPK. Harapannya kartu kendali ini, teman-teman bisa melakukan pencermatan, dan juga sebagai evaluasi atas pelaksanaan tugas yang telah dilakukan kesehariannya,” lanjut Donny.

 

Selain itu, Donny menjelaskan, kartu kendali bisa menjadi alat awal untuk mendeteksi apabila perbedaan data pada laporan keuangan yang disusun oleh KPU secara umum. Karenannya ia berharap alat tersebut dapat digunakan secara optimal.

 “Apabila ada kabupaten/kota yang belum menyampaikan, maka KPU provinsi dapat menginformasikan atau memberikan teguran secara langsung ke satgas SPIP di tingkat kabupaten/kota untuk segera melengkapi data dukung kartu kendali yang harusnya disiapkan. Hal ini penting untuk preventif, karena apabila terjadi perbedaan data ini kan bisa mempengaruhi laporan keuangan KPU secara lembaga,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan fungsi kartu kendali, dan memberikan data yang berkualitas serta aktual, Donny menjelaskan, kartu kendali tersebut perlu diisi secara berkala, tidak mengerjakannya secara marathon di akhir-akhir masa penyampaian kartu kendali tersebut.(rap/red. FOTO KPU/ieam/Hupmas)

BERITA LAIN

Indeks Berita -
TOP