SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG •    MARI KITA SUKSESKAN BERSAMA PEMILIHAN UMUM SERENTAK 17 APRIL 2019, DEMI BANGKA BELITUNG YANG LEBIH MAJU. •    MARI KITA CIPTAKAN PEMILU DAMAI DAN BERINTEGRITAS •   

KPU BABEL ADAKAN RAPAT KOORDINASI TERKAIT ALAT PERAGA KAMPANYE (APK)

Senin, 01 Oktober 2018

kpu-babelprov.go.id, KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adakan Rapat Koordinasi dengan Partai Politik , Calon Perseorangan Dan Team Kampanye Calon Presiden Dan Wakil Presiden dalam hal Fasilitasi Dan Pembuatan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilihan Umum Tahun 2019.

Alat peraga kampanye (APK) adalah salah satu cara peserta pemilu menyampaikan pesan, dan visi misinya maju menjadi calon anggota legislatif.

Peserta pemilu yakni capres dan cawapres, partai politik dan calon perseorangan atau DPD. Mereka diperbolehkan untuk mencetak APK sendiri, akan tetapi ada juga APK yang memang difasilitasi langsung atau dibuat oleh KPU.

Ketua KPU Provinsi Bangka Belitung, Davitri mengatakan diperbolehkan peserta pemilu mencetak sendiri APK-nya asalkan desain dan konten sesuai dengan aturannya.

“Yang kita fasilitasi itu ada. Untuk capres dan cawapres kita cetak 16 buah baleho. Untuk partai politik sebanyak 11 buah baleho dan 5 buah untuk calon DPD RI,” kata Davitri.

Bila kurang, peserta bisa mencetak sendiri APK-nya. Tetapi jumlah APK tambahan ini pun sudah diatur.

“Untuk APK jenis baleho tambahan kita batasi maksimal 5 setiap Kelurahan/Desa. Ditingkat KPU Provinsi hanya menyediakan baleho saja, kalau spanduk dan lain sebagainya hanya ditingkat KPU Kabupaten,” kata Davitri.

Lalu bagaimana dengan APK khusus untuk caleg. Davitri mengatakan untuk caleg dikoordinir langsung melalui partai politik masing-masing.

“Caleg boleh juga mencetak sendiri. Hanya harus tetap berkoordinasi dengan partainya dan dilaporkan ke KPU. Kalau KPU hanya mencetak APK untuk partai politik saja, tidak untuk calegnya,” jelas Davitri.(*)

BERITA LAIN

Indeks Berita -
TOP