SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG •    MARI KITA SUKSESKAN BERSAMA PEMILIHAN UMUM SERENTAK 17 APRIL 2019, DEMI BANGKA BELITUNG YANG LEBIH MAJU. •    MARI KITA CIPTAKAN PEMILU DAMAI DAN BERINTEGRITAS •   

KPU Babel Sebut Jumlah Pemilih e-KTP Melebihi dari 2 Persen Surat Suara Cadangan

Rabu, 17 April 2019

BANGKAPOS.COM - Ketua KPU Kepulauan Bangka Belitung Davitiri menanggapi banyaknya keluhan masyarakat yang tak bisa memilih gunakan e-KTP. Pihaknya memang menemui dan mendapatkan laporan mengenai pemilih yang tidak terdaftar di DPT, lalu tidak bisa memilih menggunakan e-KTP.

Menurut dia pihaknya begitu juga para petugas KPPS hingga KPU kabupaten kota sudah berusaha melayani maksimal proses pemungutan suara. Terkait ini amanah undang-undang nomor 7 tahun 2017 mengatakan  jumlah surat suara di TPS itu adalah jumlah DPT plus 2 persen.

"2 persen inilah kemudian yang menjadi surat suara cadangan untuk DPK menggunakan suaranya. Dan kami tidak bisa memprediksi orang-orang yang menggunakan e-KTP. DPK ini bisa memilih pukul 12.00 sampai 13.00 di TPS terdekat sesuai dengan alamat dia tinggal, apabila tidak bisa, dia bisa memilih di TPS yang ada di kelurahan atau desa sesuai tempat tinggalnya," kata Davitri ditemui di kantornya, Rabu (17/4/2019) malam.

Dia menegaskan semua logistik sudah sesuai dengan perencanaan awal yang sudah disortir, dihitung, di-packing, dan didistribusikan sesuai dengan jumlah kecamatan dan kelurahan serta TPS yang ada.

"Perencanaannya sesuai yang kami sampaikan, tepat jumlah, tepat jenis, dan tepat sasaran, dan tepat waktunya yaitu H-1 pencoblosan," katanya.

Menurutnya persoalan terjadi karena pemilih DPK atau yang menggunakan e-KTP jumlahnya lebih dari 2 persen surat suara cadangan.

"Ini yang menjadi persoalan. Ada yang datang ke KPU kabupaten kota, PPS, PPK, ada juga yang ke Kantor KPU Provinsi menanyakan itu. Ada juga tadi yang datang pakai KTP luar Babel, ini yang kami tegaskan sejak awal tidak bisa," ucapnya.

Disinggung ada warga yang bahkan tetap tidak bisa memilih ketika sudah keliling ke delapan TPS, Davitiri menyebut itu bisa saja terjadi karena seluruh surat suara cadangan di TPS telah terpakai.

"Kami sebenarnya sudah berusaha maksimal melayani pemilih, tetapi ya memang karena undang-undang regulasi, aturan, bahwa surat suara yang ada di TPS adalah sejumlah DPT plus dua persen," katanya.

Terjadi banyak pemilih menggunakan e-KTP, Davitri menyebut pihaknya sudah berkali-kali menyampaikan hingga membuka posko ketika tahapan pencocokan dan penelitan (pencoklitan) DPT hingga tiga kali hasil perbaikan. Setiap tahapan, mulai dari DPS, perbaikan DPS hingga DPT selalu diumumkan di kantor lurah atau desa agar masyarakat bisa mengecek.

 

"Itu tidak lain tidak bukan untuk menyempurnakan DPT kami agar hak konstitusional warga bisa terpenuhi dan terlayani," katanya.

Sejumlah keluhan disampaikan warga di Bangka Belitung pada hari pencoblosan ini. Mereka tidak bisa memilih menggunakan e-KTP di TPS terdekat sesuai domisili. Di Kabupaten Bangka bahkan ada warga yang tetap tak bisa memililih setelah keliling ke 8 TPS.

"Inilah yang kami perlu kami sampaikan kepada warga, tidak kemudian beranggapan bahwa KPU ataupun KPPS menghalang-halangi untuk memilih, sekali lagi ini memang sudah ketentuannya," kata dia.

Selain itu ada juga temuan pasien RSJ yang tidak bisa mencoblos karena hingga batas waktunya tidak didatangi petugas KPPS yang sibuk di TPS, Davitri mengatakan pihaknya belum mendapat laporan ini. Tetapi dia menyampaikan petugas KPPS harus memperhatikan kondisi TPS ketika pemilih sedang ramai.

"Antusias pemilih masyarakat kami lihat begitu bersemangat, tentu ini menjadi bagian terbaik dari proses demokrasi kita hari ini. Terkait hal ini, kami sudah sampaikan, ketika melayani pelayanan memilih mobile, itu harus memperhatkan kondisi TPS. Ada hal-hal yang nanti kalau TPS ditinggalkan membuat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Ini juga harus memperhatikan ketersediaan surat suara, kalau tidak tersedia, ini akan hadi persoalan," bebernya.



Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul KPU Babel Sebut Jumlah Pemilih e-KTP Melebihi dari 2 Persen Surat Suara Cadangan, https://bangka.tribunnews.com/2019/04/17/kpu-babel-sebut-jumlah-pemilih-e-ktp-melebihi-dari-2-persen-surat-suara-cadangan?page=2.
Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti

BERITA LAIN

Indeks Berita -
TOP